Dampak dan Pengaruh Perceraian Terhadap Perkembangan Psikologis Anak
DOI:
https://doi.org/10.54723/jpai.v2i1.371Kata Kunci:
dampak dan pengaruh, perceraian, psikologisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak perceraian terhadap perkembangan psikologis anak dengan menggunakan metode studi kepustakaan. Perceraian bukan hanya peristiwa hukum atau agama yang mengakhiri hubungan suami istri, namun juga membawa konsekuensi psikologis yang mendalam, terutama bagi anak-anak. Melalui penelusuran literatur dari berbagai sumber akademik, penelitian ini menemukan bahwa perceraian dapat menyebabkan gangguan emosional seperti kecemasan, kesedihan, rasa bersalah, dan kehilangan rasa aman pada anak. Selain itu, dampak sosial seperti kenakalan remaja, rendahnya kepercayaan diri, dan kesulitan menjalin hubungan sosial juga sering muncul. Besar kecilnya dampak yang dirasakan anak dipengaruhi oleh usia anak saat perceraian, kualitas hubungan dengan orang tua, cara komunikasi orang tua mengenai perceraian, serta dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Strategi penanganan seperti menjaga stabilitas rutinitas, komunikasi terbuka, serta keterlibatan aktif kedua orang tua sangat diperlukan. Dukungan psikologis yang tepat dapat menjadi kunci untuk membantu anak pulih dan tumbuh dengan sehat secara mental dan emosional meski dalam situasi keluarga yang berubah.