Peran Kepemimpinan Kyai Dalam Pelaksanaan Metode Salafiyah di Madrasah Diniyah
DOI:
https://doi.org/10.54723/jpai.v2i1.462Kata Kunci:
manajemen pesantren, Kepemimpinan kyai, metode Salafiyah, pendidikan Islam, madrasah diniyah, pembelajaran tradisionalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kyai dalam implementasi metode pembelajaran Salafiyah di Madrasah Diniyah. Kyai, sebagai figur sentral dalam pendidikan Islam tradisional, memegang peran penting dalam membimbing, mengelola, dan membentuk atmosfer pembelajaran di dalam lembaga tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai kepemimpinan seperti kebijaksanaan, disiplin, perilaku teladan, dan otoritas spiritual mempengaruhi efektivitas metode Salafiyah dalam pengajaran ilmu-ilmu Islam klasik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, dan administrator. Temuan menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kyai secara signifikan menentukan kesuksesan pembelajaran berbasis Salafiyah. Kyai tidak hanya berfungsi sebagai pendidik tetapi juga sebagai pemimpin moral dan spiritual yang membina karakter dan kesalehan agama siswa. Kepemimpinan yang efektif memastikan metode Salafiyah yang menekankan taḥfīẓ, tafsīr, naḥwu ṣarf, dan teks klasik (kitab kuning) berjalan secara sistematis dan mempertahankan keasliannya dalam konteks pendidikan modern. Selain itu, penelitian ini menyoroti bahwa pengelolaan kolaboratif antara kyai dan tenaga pengajar meningkatkan disiplin institusional dan hasil akademik. Kesimpulannya, kepemimpinan kyai memainkan peran strategis dalam menjaga nilai-nilai tradisi Islam sambil beradaptasi dengan tantangan pendidikan kontemporer. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan kepemimpinan dan pengelolaan institusional untuk memastikan keberlanjutan pendidikan Salafiyah di Madrasah Diniyah.