Implementasi Kurikulum Merdeka Tingkat Usia 4-5 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpaud.v3i1.98Kata Kunci:
kurikulum merdeka, anak usia 4-5 tahun, sekolah penggerakAbstrak
Sekolah penggerak adalah sekolah yang katalis untuk mewujudkan visi pendidikan indonesia. Anak usia 4-5 tahun anak dimana masih mudah untuk diubah dalam bentuk minat, bakat dan perkembanganya sehingga butuh pendampingan yang lebih, Pendidikan yang memerdekakan menempatkan keaktifan peserta didik menjadi unsur amat penting dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan kurikulum merdeka dan juga apa saja faktor yang menjadi pendorong serta penghambat dalam melakukan penerapan kurikulum merdeka tingkat usia 4-5 tahun.Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas, dan peserta didik kelompok A TKIT Handayani. Dalam penelitian ini hasilkan bahwasanya implementasi kurikulum merdeka ini dapat mempermudah guru dan juga anak dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena dapat langsung praktek langsung dengan lingkunganya, dan tidak ada unsur paksaanpada minat belajar, karena pada kurikulum merdeka ini anak dapat menyesuaikan pembelajaran dengan minat dan bakat yang dimiliki nya masing-masing adapun faktor penghambatnya yakni masih kurangnya pemahaman orang tua tentang implementasi kurikulum merdeka.
Referensi
Annisa Aulia Isnaini, “Meningkatkan Ketrerampilan Sosial Melalui Market Day Pada Anak Kelompok B,” Pendidikan Guru PAUD S-1 8, no. 6 (September 4, 2019): 561–68.
A. Tresna Sastra Wijaya, PengembanganProgram Pengajaran, Bandung : Rineka Cipta Karya, 1999
C Asri Budiningsih, ―Strategi Pembelajaran Nilai Yang Humanis,‖ Dinamika Pendidikan, Majalah Ilmu Pendidikan No 2 (2010)
Dr Yuliani Nurani Sujiono et al., ‘Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Edisi Revisi’, n.d.
Galuh Lailatul Mufridah. Siti Mufarochah . Peran Guru dalam Meningkatkan Keenam Aspek Perkembangan Anak usia Dini Memakai Media Balok di RA Lukman Al Hakim. Vol 4 No 2. Desember 2021.
Hanifah Harsono. Implementasi kebijakan dan Politrik. (Bandung: Ircisod, 2002)
Joko Suratno and Diah Prawitha Sari, ‘kurikulum dan model-model pengembangannya’ 2, no. 1 (2022): 9.
Tatang Hidayat, Endis Firdaus, and Momod Abdul Somad, ‘model pengembangan kurikulum tyler dan implikasinya dalam pembelajaran pendidikan agama islam di sekolah’, potensia: Jurnal Kependidikan Islam 5, no. 2 (26 September 2020): 197, https://doi.org/10.24014/potensia.v5i2.6698.
Maria Melita Rahardjo and Sisilia Maryati, ‘Pengembangan Pembelajaran’, n.d., 112.
Rahayu et al., ‘Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak’, 22 May 2022.
Restu Rahayu et al., ‘Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak’, Jurnal Basicedu 6, no. 4 (22 May 2022): 6313–19, https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237.
Mira Marisa, ‘curriculum innovation “independent learning” In the era of society 5.0’ 4 (2020): 13.







