Sosialisasi Penyakit Populer dikalangan muda-mudi melalui Penerapan Pola Hidup Sehat
DOI:
https://doi.org/10.54723/jpa.v2i1.136Kata Kunci:
sosialisasi, asam urat, kolestrolAbstrak
Penyakit persendian merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh kalangan remaja dan paruh baya. Penyakit ini banyak diderita oleh kelompok umur diatas 15 tahun yang menjadi penyebabnya berbagai komplikasi. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya remaja dan paruh baya dan pemahaman terhadap penyakit Asam urat dan kolestrol, terutama mengenai cara pencegahannya, sehingga dapat membantu perbaikan kualitas kesehatan masyarakat. Metode kegiatan ini dilakukan dengan cara edukasi dan sosialisasi secara daring dan luring yang dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah persiapan kegiatan, tahap kedua pelaksanaan kegiatan, dan tahap ketiga adalah pelaksanaan kegiatan evaluasi dan pembuatan laporan. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahapan pemberian materi, tanya jawab serta diakhiri dengan postest. Hasilnya setelah diberikan materi dan postest menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit populer sesuai dengan postest skor. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini mampu untuk mencegah panyakit populer yang banyak dialami sebagian besar masyarakat muda, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Referensi
Arsana, P. M., Rosandi, R., Manaf, A., Budhiarta, A., Permana, H., Sucipta, K. W., ... & Suhartono, T. (2019). Pedoman pengelolaan dislipidemi di Indonesia 2019. Pb. Perkeni. doi, 10.
Damayanti, D. (2012). Mencegah dan mengobati asam urat. Yogyakarta: Araska.
Kemenkes RI. (2018). Hasil riset kesehatan dasar tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689– 1699.
Martini, M., Putra, G. N. W., Aryawan, K. Y., & Widiarta, G. B. (2020). Sosialisasi pencegahan Covid19 dengan pelaksanaan health education kepada para pedagang menggunakan media pembelajaran: leafl et dalam meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan COVID-19 di Pasar Benyuning Buleleng. In Proc. Senadimas Undiksha, 677-682.
Menet, R., Bernard, M., & ElAli, A. (2018). Hyperlipidemia in stroke pathobiology and therapy: Insights and perspectives. Frontiers in physiology, 9, 488. https://doi.org/10.3389/fphys.2018.00488
Misnadiarly. (2008). Mengenal Penyakit Artritis. Jakarta: Badan Litbangkes.
Rothenbacher, D., Primatesta, P., Ferreira, A., Cea-Soriano, L., & Rodríguez, L. A. G. (2011). Frequency and risk factors of gout fl ares in a large population-based cohort of incident gout. Rheumatology, 50(5), 973–981. https://doi.org/10.1093/rheumatology/keq363
Peters, R., Ee, N., Peters, J., Beckett, N., Booth, A., Rockwood, K., & Anstey, K. J. (2019). Common risk factors for major noncommunicable disease, a systematic overview of reviews and commentary: The implied potential for targeted risk reduction. Therapeutic advances in chronic disease, 10, 1-14.








