Pengenalan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Terbuka Non-Hijau (RTNH)
Indonesian
DOI:
https://doi.org/10.54723/jpa.v2i1.146Kata Kunci:
lingkungan, RTH, RTNH, MasyarakatAbstrak
Kota Palangka Raya adalah salah satu kota yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang menempati wilayah tersebut. Kota Palangka Raya dengan kondisi lingkungannya harus dikelola dengan memperhatikan aspek sustainability dan memikirkan resiko dari pengelolaannya misalnya pengelolaan Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Terbuka Non-Hijau yang ada di wilayah tersebut. selain pemerintah yang mengelola lingkungan tersebut, masyarakat juga harus dapat menjaga dan mengelola lingkungan yang sudah diperuntukan untuk kondisi tertentu. sehingga lingkungan tersebut tetap terjaga dengan baik pengelolaan. misalnya dengan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari kegiatan pengabdian, karena mahasiswa dapat menjadi vioner dan agen perubahan. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dengan teknik observasi dan study kasus ke lokasi RTH dan RTNH dapat meningkatkan dan dapat memberikan pengaruh dalam menjaga lingkungan sesuai dengan fungsi yang sudah ditetapkan. Fungsi RTH dan RTNH diantara sebagai Fungsi Edukasi, Fungsi Wisata, Fungsi Ekonomi dan Fungsi Estetika dan Fungsi Ekologi.
Referensi
Azhari, “Pengaruh Peran Kegiatan Pkung Pahewan Masyarakat Suku Dayak Terhadap Rona Lingkungan Alam Kalimantan,” Media Ilm. Tek. Lingkung., vol. 2, no. 2, hal. 1–4, 2017, doi: https://journal.umpr.ac.id/index.php/mitl/article/view/121/240.
H. Hasyim, “Teknik-Teknik Observasi,” J. At-Taqaddum, vol. 8, no. 1, hal. 21–46, 2016, doi: https://journal.walisongo.ac.id/index.php/attaqaddum/article/view/1163/932.
S. H. Harris, “Peranan Penting Pengelolaan Penyerapan Karbon Dalam Tanah,” Analisis Kebijak. Kehutan., vol. 11, no. 2, hal. 175–1924, 2014.
S. Indah, “Estimasi Stok Karbon Tanaman Peneduh Jalan Protokol Kota Semarang.” Universitas Negeri Semarang, Semarang, hal. 1–40, 2018.
Samsudi, “Ruang Terbuka Hijau Kebutuhan Tata Ruang Perkotaan Kota Surakarta,” J. Rural Depelopment, vol. 1, no. 1, hal. 11–19, 2010.
Suryani Dewi, “Analisis Nilai Ekonomi Wisata Ruang terbuka Hijau, Perbedaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Agropark Lampung dengan Kesejahteraan Metode Biaya Perjalanan (Travel Cost Method).” Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Bandar Lampung, hal., 2023.
Sutoyo, “Paradigma Perlindungan Lingkungan.” Universitas Negeri Malang, Malang, hal. 1–15, 2013.








