Edukasi Bahaya Mercury (Hg) Pada Masyarakat Pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti)

Penulis

  • Idham Halid Politeknik Medica FarmaHusada Mataram
  • Pauzan Politeknik Medica FarmaHusada Mataram

DOI:

https://doi.org/10.54723/jpa.v1i1.22

Kata Kunci:

edukasi , mercuri (Hg) , pertambangan

Abstrak

Kegiatan pertambangan sering kali menjadi penyebab utama turunya kualitas lingkungan dan menurunya derajat kesehatan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari dampak limbah bahan beracaun dan berbahaya (B3) salah satunya mercury. Mercuri menjadi senjata utama para penambang emas dalam proses pengolahannya. Masyarakat Desa Kedaro Kecamatan Sekotong merupakan desa dengan aktivitas rata-rata masyarakat sebagai penambang emas tanpa izin dan secara keseluruhan menggunakan mercury. Edukasi bahaya mercuri ini bertujuan untuk  memberikan wawasan kepada masyarakat, tentang bahaya merkuri bagi kesehatan dan lingkungan, sehingga memiliki upaya preventif dalam menjanga kesehatan dan lingkungan. Pengabdian ini dilakukan dengan metode edukasi/penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat pelaku tambang tanpa izin. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan pemaparan materi, edukasi cara mencuci tangan yang baik dan benar dan pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan kondisi fisik pada kulit penambang terjadi perubahan warna dan bentuk dari kulit pada umumnya. Dari 21 peserta penyuluhan rata-rata belum memahami bahaya mercuri dan terjadi penurunan kesehatan pada kulit. Kagiatan ini terlaksana dengan baik, kurang maksimalnya jumlah peserta menuntut perhatian kita semua untuk memberikan edikasi secara kontinue.

Referensi

Adhani. R, Husaini. 2017. Logam Berat Sekitar Manusia. Banjarmasin. Lambung Mangkurat University Press.

Banunaek. Z.A. 2016. Pencemaran Merkuri Di Lahan Pertambangan Emas Rakyat Dan Strategi Pengendaliannya. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Ekawanti. A, Irawati.D. 2018. Penyuluhan Pencegahan Intoksikasi Logam Berat Pada Siswa SD di Daerah Pesisir Yang Terdampak Pertambangan Emas Skala Kecil. Universitas Mataram

Lestarisa, T. 2010. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keracunan Merkuri (Hg) Pada Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kurun, Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Universitas Diponegoro.

Trimiska.L,Wiryono, Suhartoyo.H. Kajian Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) Di Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong. BAPEDA Lebong.

Yuliani. I, Amalia.R. 2018. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pekerja dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). STIKES Bhakti Pertiwi Indonesia.

Yulianti, Rita. 2016. Dampak Limbah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Terhadap Kualitas Air Sungai Limun Kabupaten Sarolangun Propinsi Jambi. Universitas padjajaran.

Diterbitkan

2023-01-30

Cara Mengutip

Halid, I., & Pauzan. (2023). Edukasi Bahaya Mercury (Hg) Pada Masyarakat Pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Amin, 1(1), 17–23. https://doi.org/10.54723/jpa.v1i1.22

Terbitan

Bagian

Articles