Integrasi Teori Komunikasi Difusi Inovasi Dalam Pelatihan SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) Study Pengabdian Masyarakat Internasional
DOI:
https://doi.org/10.54723/jpa.v3i1.290Kata Kunci:
teori komunikasi, difusi inovasi, SPAB, kesiapsiagaan bencana, kearifan lokalAbstrak
Bencana alam dan dampak perubahan iklim mengancam keberlanjutan sektor pendidikan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teori komunikasi difusi inovasi dalam pelatihan SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lembaga pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Materi pelatihan berbasis kearifan lokal, seperti kalender siaga bencana dan tas siaga bencana, digunakan untuk mendukung implementasi teori difusi inovasi yang mencakup lima tahap: pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis teori difusi inovasi efektif dalam mendorong adopsi langkah-langkah mitigasi bencana di berbagai institusi pendidikan. Namun, tantangan seperti perbedaan budaya, keterbatasan sumber daya, dan koordinasi antar lembaga perlu diatasi melalui pendekatan kolaboratif dan adaptif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan materi berbasis kearifan lokal, peningkatan koordinasi lintas sektor, dan evaluasi program yang berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan pelatihan SPAB.
Referensi
T. Hidayat, "Efektivitas Komunikasi Difusi Inovasi dalam Menanggulangi Bencana Alam," jurnal komunikasi bencana, Vols. 3,2, p. 29, 2019.
D. Purnama, "Pengaruh Konteks Lokal dalam Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah.," Jurnal Pendidikan dan Kesiapsiagaan Bencana, Vols. 6,1, p. 12, 2022.
S. &. N. Sari, "Penerapan Teori Difusi Inovasi dalam Program Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah," Jurnal Pendidikan dan Kesiapsiagaan Bencana, Vols. 5, 1, p. 8, 2021.
L. Z. Y. &. Z. Wang, "International Approaches to Disaster Preparedness and the Role of Communication in Diffusion of Innovations," Disaster Management Journal, Vols. 34,2, p. 40, 2020.
M. &. S. Ahmad, "The Role of Communication in Enhancing Disaster Preparedness in Educational Institutions.," International Journal of Disaster Risk Reduction, p. 48, 2021.
P. &. P. Smith, "Transformative Approaches in Disaster Preparedness Education: A Global Perspective," International Journal of Education for Sustainable Development, Vols. 15,1, p. 21, 2022.
K. B. L. &. S. A. Bennett, "Community-Based Disaster Risk Reduction: Innovations in Education," Journal of Risk -Reduction Studies, Vols. 12,3, p. 78, 2021.
UNESCO, Guidelines for Integrating Disaster Risk Reduction in Education., Paris: UNESCO Publishing., 2020.
R. &. C. Jones, "Engaging Schools in Disaster Preparedness: A Participatory Approach," Education and Disaster Management Quarterly, Vols. 8,2, p. 34, 2019.
T. &. P. Maulana, "Inovasi Pendidikan dalam Mitigasi Bencana," urnal Pendidikan dan Kebencanaan, Vols. 2,4, p. 134, 2023.
S. &. H. Fitriani, "Strategi Difusi Inovasi Dalam Pendidikan Mitigasi Bencana," Jurnal Mitigasi dan Adaptasi Bencana, Vols. 2,3, p. 78, 2021.
R. &. H. M. ulianti, "Kalender Bencana Berbasis Kearifan Lokal," Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, Vols. 4,1, p. 67, 2022.
A. &. W. B. Rahman, "Efektivitas Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Komunitas.," Jurnal Ketahanan Nasional, Vols. 6,3, p. 101, 2023.
H. &. L. Prasetyo, "Peran Guru Dalam Edukasi Bencana di Sekolah," Jurnal Ilmu Pendidikan, Vols. 8,1, p. 55, 2022.
M. &. K. N. Yusuf, "Kolaborasi Internasional dalam Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana.," Jurnal Hubungan Internasional Indonesia, Vols. 9,3, p. 56, 2023.








