Analisis Altman Z-Score Untuk Mendeteksi Financial Distress Pada Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Penulis

  • Nurlaila Fitriani Universitas Esa Unggul
  • Wawan Andang Saputra Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.54723/jpa.v3i2.437

Kata Kunci:

kesulitan keuangan, rasio keuangan, altman z score, perkebunan kelapa sawit

Abstrak

Industri kelapa sawit memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia, namun perusahaan di sektor ini tetap berhadapan dengan risiko kesulitan keuangan. Penelitian ini bertujuan mendeteksi kondisi keuangan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan metode Altman Z Score. Empat rasio keuangan yang dianalisis adalah WCTA, RETA, EBITTA, dan BVETL. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling yang menghasilkan enam belas perusahaan dengan total enam puluh empat data keuangan periode dua ribu dua puluh hingga dua ribu dua puluh tiga. Data laporan keuangan diolah dengan Microsoft Excel untuk memperoleh skor yang menempatkan perusahaan dalam zona aman, zona abu abu, atau zona bangkrut.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perusahaan berada pada kondisi stabil. Pada tahun dua ribu dua puluh tiga, tujuh puluh lima persen perusahaan berada di zona aman, tiga belas persen di zona abu abu, dan tiga belas persen lainnya masuk kategori bangkrut. Sebelas perusahaan konsisten berada di zona aman, satu perusahaan tetap di zona abu abu, satu perusahaan selalu bangkrut, serta tiga perusahaan berpindah zona. Temuan ini membuktikan Altman Z Score dapat menjadi panduan penting bagi investor dalam membaca risiko sekaligus menentukan keputusan investasi yang lebih tepat.

Referensi

A. Nafisa, H. Muhammad, and N. P. Sari, “Corporate bankruptcy: Evidence from the plastics and packaging industry in Indonesia,” Int. J. Res. Bus. Soc. Sci., vol. 11, no. 6, pp. 165–174, 2022, doi: 10.20525/ijrbs.v11i6.1942.

A. N. Safitri, M. E. Syarief, and T. Djuwarsa, “Prediksi kebangkrutan dengan Altman Z-Score modifikasi (Studi kasus pada PT Smartfren Telecom Tbk periode 2011–2020,” Indones. J. Econ. Manag., vol. 2, no. 1, pp. 165–173, 2021, doi: 10.35313/ijem.v2i1.3118.

A. Z. Salsabila, “Analisis Altman Z-Score untuk mendeteksi financial distress.” Universitas, 2022.

E. S. G. A. Wahyuni, “Implementasi Beneish M-Score untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan BUMN,” J. Ilmu Akunt., vol. 1192, pp. 304–317, 2024.

L. S. Almilia and Kristijadi, “Analisis rasio keuangan untuk memprediksi kondisi financial distress perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,” J. Akunt. Univ. Jember, vol. 10, no. 2, p. 139, 2020, doi: 10.19184/jauj.v10i2.1255.

P. L. Tania, “Prediksi kebangkrutan menggunakan metode Altman Z-Score modifikasi pada PT Inti (Persero,” Indones. J. Econ. Manag., vol. 1, no. 3, pp. 628–633, 2021.

R. S. Sulaeman and E. Nurcahyani, “Analisis Altman Z-Score untuk menilai tingkat kesehatan keuangan perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017–2020,” AKSELERASI J. Ilm. Nas., vol. 4, no. 1, pp. 77–92, 2022, doi: 10.54783/jin.v4i1.530.

Y. N. Isayas, “Financial distress and its determinants: Evidence from insurance companies in Ethiopia,” Cogent Bus. Manag., vol. 8, no. 1, p. 1951110, 2021, doi: 10.1080/23311975.2021.1951110.

Y. Ramadhan and S. S. Laksono, “Bankruptcy analysis on coal mining companies,” J. Ris. Akunt. dan Keuang., vol. 9, no. 2, pp. 209–222, 2021, doi: 10.17509/jrak.v9i2.29185.

Y. Ramadhan and M. Marindah, “Financial distress analysis in an Indonesian textile company,” KnE Soc. Sci., vol. 5, no. 5, pp. 602–621, 2021, doi: 10.18502/kss.v5i5.8846.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30

Cara Mengutip

Nurlaila Fitriani, & Wawan Andang Saputra. (2025). Analisis Altman Z-Score Untuk Mendeteksi Financial Distress Pada Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Amin, 3(2), 202–215. https://doi.org/10.54723/jpa.v3i2.437

Terbitan

Bagian

Articles