Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Penerapan Eco-Enzyme di Lingkungan Ponpes Darunnasikah NW Pringgasela

Penulis

  • Nishfiya Ramdoniati Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur
  • Andri Afriani Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur
  • Helmi Najamudin Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

DOI:

https://doi.org/10.54723/jpa.v4i2.668

Kata Kunci:

Sampah Organik, Eco-enzyme.

Abstrak

Lingkungan pondok pesantren merupakan salah satu institusi pendidikan yang mengahasilkan sampah organik setiap ahri, terutama dari aktivitas dapur, kantin, serta sisa makanan para santri. Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan, munculnya bau tidak sedap, berkembangnya mikroorganisme patogen, menghasilkan gas metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global, serta berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Eco-enzyme merupak cairan fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sisa sayuran dengan campuran gula dan air selama kurang lebih 3 bulan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan PkM ini terdiri dari 4 tahap yaitu : 1) tahap perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap obsevasi, dan 4) tahap evaluasi. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini sebnyak 15 orang yang terdiir dari 10 santri dan 5 guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjandinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola sampah organik melalui pemanfaatan eco-enzyme, yang ditunjukkan dari peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttes. Berdasarkan dari hasil observasi juga menunjukkan bahwa peserta berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Referensi

M. Wijaya, “Edukasi Pengelolaan Sampah organik dengan Pendekatan Eko-Enzim,” J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 29, no. 4, pp. 598–604, Sep. 2023, doi: 10.24114/jpkm.v29i4.42859.

N. W. Asri et al., Kumpulan Pidato Pengukuhan Guru Besar Universitas Negeri Malang (UM) Sains dan Teknologi. Universitas Negeri Malang, 2021. doi: 10.17977/gubes.1480.

N. A. Siregar, N. R. Harahap, and H. S. Harahap, "Hubungan Antara Pretest dan Posttest dengan Hasil Belajar Siswa Kelas VII B di MTs Alwashliyah Pantai Cermin," J. Ilm. EDUNOMIKA, vol. 7, no. 1, Feb. 2023, doi: 10.29040/jie.v7i1.8307.

N. W. Sudarti, I. K. Muada, and N. P. L. Purnamasarai, “Penerapan Eco-Enzyme Sebagai Sarana Edukasi dalam Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga," Segawati, vol. 4, no. 2, pp. 13–19, Dec. 2025, doi: 10.59819.

R. J. Junaidi et al., “Pembuatan Eco-Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Limbah Rumah Tangga,” J. Pembelajaran Pemberdaya. Masy. JP2M, vol. 2, no. 2, pp. 118–123, Sep. 2021, doi: 10.33474/jp2m.v2i2.10760.

S. Kasim and B. Budirman, “Pemberdayaan Masyarakat Desa Bontobirao Melalui Edukasi Dan Praktik Pembuatan Ekoenzim Untuk Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga,” Media Implementasi Ris. Kesehat., vol. 7, no. 1, pp. 29–35, Jun. 2026, doi: 10.32382/mirk.v7i1.2049.

S. Santosa, M. S. Hassan, and A. H. Kasim, “Ecoenzym quality and potential of residues as bioactivator for organic waste composting,” J. Pengelolaan Sumberd. Alam Dan Lingkung. J. Nat. Resour. Environ. Manag., vol. 13, no. 3, pp. 417–424, Sep. 2023, doi: 10.29244/jpsl.13.3.417-424.

S. Q. Z. Nisa, R. H. A. Murti, P. S. A. Sitogasa, G. C. E. Novelia, and S. Fevilia, “Edukasi Pemilihan Sampah dan Pembuatan Eco Enzyme," Environ. Eng. J. Community Dedication, vol. 2, no. 2, pp. 5–9, Jun. 2023, doi: 10.33005/environation.v2i2.3.

“UU Nomor 18 Tahun 2008.”

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-27

Cara Mengutip

Nishfiya Ramdoniati, Andri Afriani, & Helmi Najamudin. (2025). Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Penerapan Eco-Enzyme di Lingkungan Ponpes Darunnasikah NW Pringgasela. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Amin, 4(2), 79–87. https://doi.org/10.54723/jpa.v4i2.668

Terbitan

Bagian

Articles