Internalisasi Pendidikan Dalam Pembiasaan Membaca Asmaul Husna Di Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpaud.v4i2.717Kata Kunci:
Anak Usia Dini, Internalisasi Pendidikan, Membaca Asmaul HusnaAbstrak
Internalisasi pendidikan adalah proses menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan secara berkesinambungan, yang sangat penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Pembiasaan membaca Asmaul Husna dipilih sebagai metode karena diyakini dapat membangun pondasi akhlak, memperkenalkan anak pada nama-nama dan sifat-sifat Allah SWT, serta membentuk sikap positif dan spiritual anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Guru dalam pelaksanaan internalisasi pendidikan dalam pembiasaan membaca Asmaul Husna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan membaca Asmaul Husna secara konsisten dan penuh kasih sayang telah meningkatkan kesadaran spiritual anak-anak serta menciptakan lingkungan belajar yang positif.
Referensi
Lexi. J, Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2014).
Mandalika Naurah. (2022). Keutamaan Menghafal dan Mengamalkan Asmaul Husna. Jawa Timur: PT Cyber Media.
Muhammad fadillilah, Desain pembelajaran Paud. (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2017)
Pawito, Metode Dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian Untuk Mahasiswa S-1, S-2,S-3. (Bandung: Alphabet, 2019)
Peraturan Pendidikan Nasional Menteri, 2014.Standar Pendidikan Anak Usia Dini No. 137 Tahun2014.Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, 2014
Sasi dan H.M. Nasikin, Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti. (Jakarta: PT Erlangga, 2015)
Suyadi, Strategi Pembelajaran Karakter (Bandung: PT. Remaja Kosda Karya, 2016)
UU RI, Tentang Sisdiknas & Peraturan Pemerintah RI Tahun 2013, Tentang Standar Nasional Pendidikan Serta Wajib Belajar. (Bandung: Citra Umbara, 2014)







