Implementasi Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Anak Usia Dini
Implementasi Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Anak Usia Dini Di RA Masyithoh Sudagaran Sapuran
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpaud.v3i2.400Kata Kunci:
implementasi, literasi budaya dan kewarganegaraan, Anak Usia DiniAbstrak
Di era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0, literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup pemahaman kritis terhadap budaya, kewarganegaraan, serta kepekaan sosial. Literasi budaya dan kewargaan menjadi aspek penting dalam membentuk karakter dan identitas bangsa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi literasi budaya dan kewarganegaraan pada anak usia dini di RA Masyithoh Sudagaran Sapuran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan literasi budaya dan kewarganegaraan di RA Masyithoh telah diterapkan melalui berbagai kegiatan seperti permainan tradisional, kerja bakti, membatik dengan tisu, dan pemakaian baju adat. Pembelajaran dilakukan menggunakan metode demonstrasi dan pembelajaran kontekstual, meskipun implementasinya belum sepenuhnya merata. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi komitmen guru, dukungan sekolah, dan keterlibatan orang tua. Sementara itu, hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya, waktu, serta kurangnya pelatihan profesional bagi guru. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang variatif, pelatihan guru secara berkelanjutan, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memperkuat literasi budaya dan kewarganegaraan pada anak usia dini
Referensi
Abdussamad Zuhcri. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press.
Abubakar Rifa’i. (2021) Pengantar metodelogi penelitian. Yogyakarta : SUKA-Pres Sunan Kalijaga.
Aminatul Istiqomah, Implementasi Literasi Budaya Dan Kewargaan Untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Di MI Ma’arif Ngrupit Ponorogo. Skripsi Sarjana, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Insitit Agama Islam Negeri Ponorogo
Amini, Mukti, Modul 01 1.1 Hakikat Anak Usia Dini.PAUD4306 /MODUL 1.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019) Desain Induk Gerakan Literasi sekolah Jakarta : kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020) Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Di Sekolah Dasar. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan, badan Penelitian dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.
Kementerian pendidikan dan kebudayaan. (2022) Penjelasan Lingkup Capaian Pembelajaran Fase Fondasi.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017) Materi pendukung literasi budaya dan kewargaan: Gerakan literasi nasional.
Mansur (2011) Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rustanty, D. (2022). Implementasi Literasi Budaya dan Kewargaan di PAUD. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 2022, 274.278.
Syafiqoh Zuhda Samiyah Zainabiyyi, Implementasi Literasi Budaya Dan Kewargaan Dalam Membangun Cinta Tanah Air Siswa Di SDN Sumbersari 2 Kota Malang. Skripsi Sarjana, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Univerisitas Islam Negerei Maulana Malik Ibrahim Malang.
Ubaidilah Fakhriyah, (2024) Penguatan Literasi Budaya Dan Kewarganegaraan Ssiswa Melalui Program Pembiasaan Sekolah MIN 1 Kota Tanggeran Selatan (Skripsi Sarjana, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Univerisitas Islam Negeri Syaif Hidayatullah Jakarta )
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (2003). Jakarta: Depdiknas.
Vichaully Yessi, Penguatan Literasi Budaya Dan Kewarganegaraan Melalaui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar (Jurnal Pahlawan | Vo.20, No. 1: April Tahun 2024).







