Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Berambut Gimbal

Penulis

  • Kesuna Hilyati Fadhila Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo
  • Sri Hayranto Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo
  • Darul Muntaha Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo

DOI:

https://doi.org/10.54723/ejpaud.v3i2.416

Kata Kunci:

orang tua, sosial-emosional, anak berambut gimbal

Abstrak

Anak usia dini adalah mereka yang berada di rentang usia 0-6 tahun dan dalam tahap berbagai aspek perkembangan. Salah satu potensi yang melakan adalah perkembangan social emosionalnya. Tepatnya di Desa Tlogojati terdapat fenomena unik yang terjadi pada anak usia dini yaitu adanya anak berambut gimbal. Anak berambut gimbal ini melakat pada masyarakat salah satunya pada perkembangan social emosionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak gimbal, mengungkap persepsi masyarakat terhadap perilaku anak berambut gimbal dan mengidentifikasi faktor-faktor yang melatar belakangi perilaku sosial emosional anak-anak tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai indikator perkembangan sosial dasar namun terkendala dalam kemampuan nak meregulasi emosi. Presepsi orangtua terhadap anak erat kaitanya dengan kepercayaan terdahulu. Kondisi anak ataupun lingkungan menjadi factor dalam masa perkembangannya.

Referensi

Rahmah Wati Anzani, dkk. (2020). “Perkembangan Sosial Emosi pada Anak Usia Prasekolah”, Jurnal Pendidikan dan Dakwah, Vol. 2, No. 2: Hal. 184.

Ahmad Taqwin. (2022). “Tradisi Potong Rambut Gimbal Dalam Perspektif Dakwah Masyarakat Desa Tlogojati”, Arkana: Jurnal Komunikasi dan Media, (Juni): Hal. 46–47.

Khasanah, I. L., dkk. (2021). “Identitas Warga Asli Dieng Dengan Keunikan Ruwatan Rambut Gimbal”, Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, Vol. 1, No. 1 (Juni): Hal. 3–10.

Dwi Hermawan. (2022). “Nilai Islam Dalam Akulturasi Kebudayaan (Studi Terhadap Tradisi Ruwatan Rambut Gimbal Di Kabupaten Wonosobo)”, Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol. 2, No. 9 (September): Hal. 358.

Konstantinus Dua Dhiu dan Yasinta Maria Fono. (2022). “Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini”, Edukids: Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 2, No. 1 (Februari): Hal. 57.

Abd. Hadi, dkk. (2021). Penelitian Kualitatif: Studi Fenomenologi, Case Study, Grounded Theory, Etnografi, Biografi. Banyumas: Pena Persada. Hal. 12.

Yoki Yusanto. (2019). “Ragam Pendekatan Penelitian Kualitatif”, Journal of Scientific Communication, Vol. 1, No. 1: Hal. 8.

Nur Rakhma Ardhiani dan Darsinah. (2023). “Strategi Pengembangan Perilaku Prososial Anak dalam Menunjang Aspek Sosial Emosional”, Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 4, No. 1: Hal. 543.

Syahreni Yenti dan Farida Mayar. (2021). “Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini (AUD): Studi Literatur”, Jurnal Pendidikan Tambusai, Vol. 5, No. 3.

Nabila Salsabina Itha Ishmah Aurora, dkk. (2024). “Faktor yang Mempengaruhi Sosial-Emosional Anak Usia Dini: Literature Review,” Indonesian Journal of Health Promotion, Vol. 7, No. 4 (April): Hal. 775.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-27

Cara Mengutip

Kesuna Hilyati Fadhila, Sri Hayranto, & Darul Muntaha. (2025). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Berambut Gimbal. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Amin, 3(2), 122–132. https://doi.org/10.54723/ejpaud.v3i2.416

Terbitan

Bagian

Articles