Pengetahuan Masyarakat Sekitar Khdtk Mungku Baru Dalam Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu
Kata Kunci:
ekonomi berkelanjutan, hasil hutan bukan kayu, khdtk mungku baru, pengetahuan masyarakat, pemanfaatan hutanAbstrak
Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mungku Baru memiliki potensi besar dalam engembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat sekitar KHDTK Mungku Baru dalam pemanfaatan HHBK sebagai alternatif sumber pendapatan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap masyarakat sekitar kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sekitar KHDTK Mungku Baru memiliki pengetahuan tradisional yang cukup baik tentang pemanfaatan HHBK, namun masih terbatas dalam aspek pengolahan dan pemasaran. Komoditas HHBK yang paling dikenal masyarakat antara lain rotan, bambu, madu hutan, getah, dan tanaman obat tradisional. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya akses pasar, teknologi pengolahan yang terbatas, dan belum optimalnya dukungan pemerintah dalam pengembangan HHBK. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pembentukan kelembagaan lokal, dan pengembangan rantai nilai HHBK yang berkelanjutan.
Referensi
Adalina, Y. (2018). ANALISIS HABITAT KOLONI LEBAH HUTAN APIS DORSATA DAN KUALITAS MADU YANG DIHASILKAN DARI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) RANTAU, KALIMANTAN SELATAN. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 15(1), 25–40. https://doi.org/10.20886/jphka.2018.15.1.25-40
Adalina, Y., Nurrochman, D. R., Darusman, D., & Sundawati, L. (2015). KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI SEKITAR TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 12(2), 105–118. https://doi.org/10.20886/jphka.2015.12.2.105-118
Afitah, I., & Purnama, A. (2021). Local Community Perceptions of the KHDTK Mungku Baru Management, Palangka Raya, Central Kalimantan. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 1156(1), 012003. https://doi.org/10.1088/1757-899x/1156/1/012003
Ariyanto, D. P., Agustina, A., & Widiyanto, W. (2021). Budidaya Lebah Klanceng sebagai Ekonomi Alternatif Masyarakat Sekitar KHDTK Gunung Bromo UNS. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 5(1), 84. https://doi.org/10.20961/prima.v5i1.45231
Asmoro, H., Sumardjo, S., Susanto, D., & Tjitropranoto, P. (2021). EMPOWERMENT QUALITY IMPROVEMENT OF FOREST FARMER GROUPS IN NON-TIMBER FOREST PRODUCTS MANAGEMENT. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 18(1), 15–25. https://doi.org/10.20886/jpsek.2021.18.1.15-25
Asra, R., Andryani, D., Adriadi, A., Fijridiyanto, I. A., Witono, J. R., & Gailing, O. (2021). ETNOBOTANI ROTAN JERNANG (Calamus spp.) PADA MASYARAKAT SAROLANGUN, JAMBI. Buletin Kebun Raya, 24(2), 76–84. https://doi.org/10.14203/bkr.v24i2.724
Hastanti, B. (2018). Development Strategy of Masoi (Cryptocarya massoia (Oken) Kosterm.) as Non-Timber Forest Products in Teluk Bintuni, West Papua With SWOT Analysis. Jurnal Wasian, 5(1), 43–56. https://doi.org/10.20886/jwas.v5i1.4202
Madjid, M. (2022). Locals’ Claims of Rights and Access to Forest Resources in Three Forest Management Regimes in Gunungkidul Regency, Yogyakarta. Jurnal Wasian, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.20886/jwas.v9i1.7043
Mariaty, & Ardiyansyah Purnama. (2023). Identifikasi Jenis Lingkungan di Kawasan Hutan Pendidikan Mungku Baru/Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Emasains : Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, 12(2), 167–172. https://doi.org/10.59672/emasains.v12i2.3180
Puji Nugroho, N., & Octavia, D. (2020). INVENTARISASI JENIS TANAMAN PENGHASIL HASIL HUTAN BUKAN KAYU DI HUTAN NAGARI PARU, SIJUNJUNG, SUMATERA BARAT. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 17(1), 21–33. https://doi.org/10.20886/jphka.2020.17.1.21-33
Purnama, A., & Afitah, I. (2021). Motivasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Khdtk Mungku Baru, Palangka Raya. Anterior Jurnal, 20(2), 43–49. https://doi.org/10.33084/anterior.v20i2.2162
Puspitojati, T. (2015). ANALISIS KELAYAKAN PANGAN SEBAGAI HASIL HUTAN. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 12(3), 249–262. https://doi.org/10.20886/jakk.2015.12.3.249-262
Rideng, I. W., Arya Wijaya, I. K. K., Putu Budiartha, I. N., & Riberio, L. (2022). Konstruksi Hukum Ddalam Pengaturan Pengelolaan Hutan yang Berkearifan Lokal di Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(3), 664. https://doi.org/10.17977/um019v7i3p664-670
Rosawanti, P., Hidayati, N., & Hanafi, N. (2021). POTENSI SUMBER PANGAN LOKAL DI KAWASAN KHDTK MUNGKU BARU. Jurnal Hutan Tropis, 9(3), 316. https://doi.org/10.20527/jht.v9i3.12332
Siahaan, E. N. R., Hatta, G. M., & Rudy, G. S. (2022). POTENSI DAN PROSPEK PENGEMBANGAN TANAMAN SIMPUR(Dillenia indica L) DI KHDTK KINTAP KECAMANTAN KINTAP KALIMANTAN SELATAN. Jurnal Sylva Scienteae, 5(3), 446. https://doi.org/10.20527/jss.v5i3.5718
Sulistyati Widyaningsih, T., Priambodo Kuswantoro, D., & Suyarno, S. (2019). Community Dependence on Forest Area of Rinjani Barat Protected FMU, NTB. Jurnal Agroforestri Indonesia, 2(2), 75–90. https://doi.org/10.20886/jai.2019.2.2.75-90
Surayya, Q., Kusmana, C., & Sundawati, L. (2020). PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KEGIATAN REHABILITASI MANGROVE DI KECAMATAN CANTIGI, KABUPATEN INDRAMAYU. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 17(2), 101–115. https://doi.org/10.20886/jpsek.2020.17.2.101-115
Susanti, Y., Wulandari, C., Yuwono, S. B., & Kaskoyo, H. (2021). PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN AGROFORESTRI DI TAHURA WAN ABDUL RACHMAN, BANDARLAMPUNG. Jurnal Hutan Tropis, 9(2), 472. https://doi.org/10.20527/jht.v9i2.11299











