Basic Literacy Crisis in Indonesian Elementary Schools: Teachers’ Pedagogical Constructions in Addressing Third-Grade Students with Limited Reading Fluency
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v5i1.642Keywords:
basic literacy crisis, pedagogical construction, reading ability, elementary school students, teacher strategiesAbstract
The crisis of basic literacy in Indonesian elementary schools remains a serious issue affecting students’ learning processes. The phenomenon of third-grade students who are not yet fluent in reading indicates pedagogical challenges faced by teachers in early literacy instruction. This study aims to describe teachers’ pedagogical constructions in handling third-grade students with limited reading fluency and the strategies used to improve students’ basic literacy skills. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of classroom teachers and elementary school students. The findings revealed that teachers developed pedagogical approaches through individualized learning, the use of simple reading media, reading habituation, and continuous learning motivation. In addition, parental involvement and the learning environment also influenced the improvement of students’ reading abilities. This study concludes that adaptive and humanistic pedagogical constructions play an important role in overcoming the crisis of basic literacy among elementary school students.
References
Abidin, Y. (2019). Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis. Jakarta: Bumi Aksara.
Dalman. (2020). Keterampilan Membaca. Jakarta: Rajawali Pers.
Faizah, D. U., Sufyadi, S., Anggraini, L., Waluyo, W., & Muldian, W. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud.
Hidayah, L. (2017). Membangun budaya literasi membaca bagi anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(1), 48–63.
Kemdikbud. (2021). Modul Literasi Dasar Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Pratiwi, C. P. (2022). Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4567–4575.
Rahim, F. (2018). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Setiawan, D., & Wahyuni, S. (2021). Problematika literasi membaca siswa sekolah dasar pada masa pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 1–12.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suyono. (2021). Pembelajaran Efektif dan Produktif Berbasis Literasi. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Wiedarti, P., Laksono, K., & Retnaningdyah, P. (2019). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Yusuf, M., & Arfiansyah, A. (2020). Peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio, 6(2), 564–570.
Zulela. (2017). Pembelajaran Bahasa Indonesia Apresiasi Sastra di Sekolah Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Zuriah, N. (2019). Pendidikan Moral dan Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta: Bumi Aksara.











