Pemanfaatan Media Origami Dalam Meningkatkan Karaker Kreatif di Ra Assalam Kesesi
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpaud.v4i1.520Kata Kunci:
origami, creativity, creative character, early childhood, early childhood education (ece) learningAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media origami dalam meningkatkan karakter kreatif anak usia dini di RA Assalam Kecamatan Kesesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas A dan 10 anak usia 4–5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa origami merupakan media yang efektif untuk menstimulasi kreativitas anak karena melibatkan proses berpikir imajinatif, koordinasi motorik halus, kemampuan memecahkan masalah, dan keberanian untuk berinovasi. Anak belajar mengekspresikan ide, bekerja teliti, sabar, dan percaya diri melalui kegiatan melipat kertas. Guru dapat menilai perkembangan kreatif anak melalui proses pembelajaran, seperti antusiasme, kemampuan mencoba bentuk baru, serta cara anak mempresentasikan hasil karya mereka. Kegiatan origami juga memperkuat hubungan sosial anak melalui kerja sama dan komunikasi saat melipat bersama teman. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan media origami dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan karakter kreatif anak usia dini. Origami tidak hanya mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif, tetapi juga membentuk karakter positif seperti ketelitian, kesabaran, keberanian mencoba hal baru, dan kepercayaan diri. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang menarik dan bermakna di lembaga PAUD, khususnya di RA Assalam Kesesi.
Referensi
Aslindah, L. (2018). Pengembangan kreativitas anak usia dini dalam kegiatan pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 115–124.
Astuti, S., & Aziz, T. (2019). Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan seni dan permainan edukatif. Jurnal Golden Age, 3(1), 45–56.
Creswell, J. W. (2002). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Hasanah, U., & Priyantoro, D. (2019). Stimulasi kreativitas anak usia dini melalui pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 211–220.
Khuswatun, H. (2016). Perkembangan kreativitas anak usia dini dalam kegiatan pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 712–720.
Kusumawardani, R. (2015). Kreativitas anak usia dini dan peran guru dalam pembelajarannya. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 33–40.
Mulyati, A. (2014). Kegiatan origami sebagai upaya meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Jurnal PAUD, 3(1), 31–39.
Munisa, S. (2023). Pengaruh origami terhadap perkembangan motorik halus dan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 122–131.
Rohman, M. (2012). Pendidikan karakter melalui kreativitas dalam pembelajaran. Dalam A. Susilo (Ed.), Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran (pp. 237–239). Jakarta: Rineka Cipta.
Syahrul. (2017). Nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, 5(1), 116–123.
Wati, S., & Maemunah, R. (2021). Penerapan media seni untuk menumbuhkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 88–97.
Wijana. (2011). Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Kencana Prenada Media.







