Tingkat Pemahaman Guru MI Terhadap Penerapan Pembelajaran Saintifik

Penulis

  • Neli Agustina Universitas sains Al Qur'an Wonosobo, Indonesia

Kata Kunci:

Pembelajaran, Saintifik, Guru

Abstrak

Upaya yang dimulai pada tingkat sekolah dasar, kemudian mendorong diterapkannya pendekatan pembelajaran aktif pada tingkat sekolah menengah. Hasil dari upaya tersebut secara bertahap diintegrasikan ke dalam Kurikulum 1984, Kurikulum 1994, dan Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004, yang kemudian disusul dengan Standar Isi yang lebih dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 (Mushfiqon dan Nanda , 2015)..Pendekatan saintifik merupakan model pembelajaran yang memberikan ruang kepada siswa untuk mengeksplorasi dan menguraikan materi yang dipelajari. Selain itu model pendidikan ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengasah kemampuannya melalui kegiatan pembelajaran yang telah dirancang oleh guru (Rusman, 2015). Metode pendekatan saintifik merupakan suatu proses belajar dan pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa secara aktif mengkonstruksi konsep dan hukum melalui perwujudan dalam berbagai tahapan yaitu mengamati (mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan, dan mengkomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan (Karar dan Yenice, 2012).

Abstract.Effort which began at the elementary school level, then encouraged the implementation of an active learning approach at the secondary school level. The results of these efforts were gradually integrated into the 1984 Curriculum, the 1994 Curriculum, and the 2004 Competency-Based Curriculum, which was followed by the Content Standards which are better known as the 2006 Educational Unit Level Curriculum (KTSP) (Mushfiqon and Nanda, 2015) ..The scientific approach is a learning model that provides space for students to explore and elaborate on the material being studied. Apart from that, this education model also provides students with the opportunity to hone their abilities through learning activities that have been designed by the teacher (Rusman, 2015). The scientific approach method is a learning and learning process that is designed in such a way that students actively construct concepts and laws through manifestation in various stages of observing (to identify or find problems), formulating problems, formulating hypotheses, collecting data using various techniques, analyzing data, draw conclusions, and communicate the concepts, laws or principles found (Karar and Yenice, 2012). 

 

Referensi

Ahmad Sudrajat, (2013). Pendekatan Saintifik dalam Proses Pembelajaran, http://www.ahmadsudrajat.blogspot.com/2013/pendekatan-saintifik-ilmiah dalam-proses- pembelajaran.html.

Aisyah siti dan astuti Ririn, (2021). Analisis Mengenai Telaah Kurikulum K-13 pada Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu. 5 (6). 6120-6125.

Ayuni F, N. (2015). Pemahaman Guru Terhadap Pendekatan Saintifik (Scientific Approach) Dalam Pembelajaran Geografi. Jurnal Geografi Gea. 15 (2).

Hamadi Dkk. (2018). Pemahaman Guru Terhadap Keterampilan Proses Sains (Kps) Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Ipa Smp Di Salatiga. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains Dan Matematika. 6 (2). 42-53.

https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-2013/

Camami,Rikza.(2015)(https://lianiidalutfiyati.blogspot.com/2015/06/makalah-pembelajaran-saintifik.html

Hosman, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21, (Bogor: Ghalia Indonesia.

Muhammedi, M. (2016). Perubahan Kurikulum Di Indonesia: Studi Kritis Tentang Upaya Menemukan Kurikulum Pendidikan Islam Yang Ideal. Jurnal Raudhah. 4 (1).

Santika Dkk. (2022). Analisis Perubahan Kurikulum Ditinjau Dari Kurikulum Sebagai Suatu Ide. Jurnal Education And Development. 10 (3). 694-700.

Zauharah tunaffisa ririn,dkk. (2019). “problematika guru dalam menerapkan pendekataan saintifik dimadrasah ibtidaiyah nurul qomar Palembang.vol.5 no.1

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-30

Cara Mengutip

Agustina, N. (2024). Tingkat Pemahaman Guru MI Terhadap Penerapan Pembelajaran Saintifik. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin, 3(1), 53–61. Diambil dari https://ejournal.staialamin.ac.id/index.php/pgmi/article/view/112

Terbitan

Bagian

Articles