Pendidikan Karakter dalam Program Ekstrakurikuler Pencak Silat

Penulis

  • Ahya Mahfuzah Universitas Sains Al-Qur'an Wonosobo Jawa Tengah, Indonesia
  • Maryono Universitas Sains Al-Qur'an Wonosobo Jawa Tengah, Indonesia
  • Muhtar Sofwan Hidayat Universitas Sains Al-Qur'an Wonosobo Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v4i1.321

Kata Kunci:

pendidikan karakter, ekstrakurikuler, pencak silat

Abstrak

Pendidikan karakter merupakan aspek penting yang harus diterapkan dalam setiap pembelajaran di sekolah, baik secara formal maupun informal. Seluruh elemen sekolah, termasuk guru, staf, dan tenaga pendukung lainnya, memiliki peran dalam membentuk karakter siswa. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler, yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat, serta keterampilan siswa di luar akademik. Di MI Al-Huda Karanggetas, salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada pendidikan karakter adalah pencak silat. Sebagai seni bela diri asli Indonesia, pencak silat tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kepercayaan diri, kerja sama, dan rasa persatuan. Kegiatan ini membantu siswa dalam membangun mental yang kuat serta sikap saling menghormati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, pelatih pencak silat, dan peserta didik. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, dengan membandingkan hasil wawancara dari berbagai narasumber serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pencak silat memiliki dampak positif dalam pembentukan karakter siswa. Siswa yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan peningkatan disiplin, rasa percaya diri, serta sikap menghargai keberagaman dan kebersamaan. Dengan strategi yang tepat, pencak silat terbukti menjadi metode efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat pada siswa.

Referensi

Narbuko, cholid dan Abu Achmadi. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi (Bandung:Remaja Rosdakarya,(2010).

Rusli, M. (2021). Merancang penelitian kualitatif dasar/deskriptif dan studi kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Isla, 2(1), 48-60

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Ningsih, tutuk, (2014). Implementasi pendidikan karakter. Purwokerto:Stain Press.

Yulistine Dwi Susanti, (2012). Pelaksanaan Pembelajaran Ekstrakurikuler Melukis di SD Muhammadiyah 1 Malang. Artikel Ilmiah

Agus, (2013).Manajemen Pendidikan Karakter Di Sekolah;Konsep dan Praktek Implementasi. Yogyakarta;Pustaka Pelajar

Dalimin. (2024). Hasil Wawancara dengan Pelatih Pencak Silat MI Al-Huda Kranggetas Purworejo. Wawancara 29 November 2024, Karanggetas, Pituruh, Purworejo.

Sutrisno, Budi. (2013). Ekstrakurikuler Pencak Silat dan Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga, vo; 5, no.2.hal.123-130.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-16

Cara Mengutip

Mahfuzah, A., Maryono, & Muhtar Sofwan Hidayat. (2025). Pendidikan Karakter dalam Program Ekstrakurikuler Pencak Silat. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin, 4(1), 86–97. https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v4i1.321

Terbitan

Bagian

Articles