Strategi Peningkatan Fasilitas Perpustakaan di Universitas Singaperbangsa Karawang
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v4i2.369Kata Kunci:
strategi, peningkatan, fasilitas, perpustakaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan fasilitas perpustakaan di Universitas Singaperbangsa Karawang dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan literasi di lingkungan akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima strategi utama yang dapat digunakan untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan, yaitu: pertama, peningkatan koleksi buku dan sumber daya digital; kedua, peningkatan infrastruktur fasilitas baca; ketiga, pengembangan pelatihan dan sumber daya manusia; keempat, kerja sama dengan pihak eksternal; dan kelima, pengembangan layanan perpustakaan berbasis digital. Pengembangan koleksi digital, seperti e-book dan jurnal elektronik, serta kerja sama dengan penerbit dan lembaga lain, sangat penting untuk meningkatkan akses informasi. Namun tantangan utamanya tetap pada keterbatasan ruang dan dana. Untuk meningkatkan pemanfaatan layanan digital, pustakawan dan pengguna harus dilatih. Untuk menjadi perpustakaan yang inklusif dan inovatif yang memenuhi kebutuhan sivitas akademika, penelitian ini menemukan bahwa perpustakaan Universitas Singaperbangsa Karawang perlu memperkuat infrastruktur digitalnya, meningkatkan kolaborasi dengan jejaring profesional, dan mengoptimalkan pelatihan sumber daya manusia. Perpustakaan dapat berfungsi sebagai pusat pembelajaran yang efektif dan mendukung tujuan akademis dan penelitian universitas.
Referensi
Addin, H. S., Anggraini, H., Yenti, H. N. R. P., Sari, F. W., & Hidayat, I. (2023). Strategi Pengembangan Koleksi Perpustakaan Smp. Jurnal, Bibliotika Perpustakaan, Kajian Nomor, Volume, 7(1), 97–103.
Bafadal, I. (2015). Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Bumi Aksara Creswell.
Fitriani, E., Elyasari, E., & Yanti, Y. (2023). Model Sistem Pengembangan Koleksi di Perpustakaan Universitas Lampung. Jurnal Inovasi Dan Ilmu Perpustakaan, 1(1), 65–73. https://jiip.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/10
Harefa, H. S. (2019). Pengadaan Bahan Pustaka Di Perpustakaan Universitas Sari Mutiara Indonesia. Jurnal Pustaka Ilmiah, 3(2), 399. https://doi.org/10.20961/jpi.v3i2.33746
Iskandar. (2016). Manajemen dan Budaya Perpustakaan. Refika Aditama.
Lexy. J. M. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Masruri, A., Kuntoro, S. A., & Arikunto, S. (2016). Pengembangan Kompetensi Dan Pendidikan Berkelanjutan Pustakawan Ptain: Studi Kasus Di Perpustakaan Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 4(1), 1. https://doi.org/10.21831/jppfa.v4i1.9818
Maulidiyah, A., & Roesminingsih, E. (2020). Layanan dan Fasilitas Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 8(4), 389–400.
Moenir. (2001). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. PT Bumi Aksara.
Nurkamilah, S., & Nashihuddin, W. (2021). Upaya Perpustakaan dalam Membangun Kolaborasi Riset Pustakawan di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 5(1), 1. https://doi.org/10.29240/tik.v5i1.2279
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Supriyanto, W. (2015). Pendahuluan Pengembangan Layanan Perpustakaan Digital. Libraria Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 4(1), 1–12.
Sutarno, N. S., & Zen, H. Z. (2006). Manajemen Perpustakaan: suatu pendekatan praktik. Sagung Seto.
Wihayanti, T., Kartini, A., Fauzan, M., Adillah, N., & Lubis, M. (2024). Optimasi Manajemen Pengetahuan di Perpustakaan Kementan: Pendekatan Framework Terpadu. SEIKO : Journal of Management & Business, 7(1), 1526–1540.











