Analisis Literasi Matematika Siswa Kelas X Berdasarkan Gaya Belajar di SMAN 1 Sakra Timur
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v4i2.491Kata Kunci:
literasi matematika; gaya belajar; merumuskan; menerapkan; menafsirkanAbstrak
Literasi matematika merupakan salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang berperan penting dalam melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Namun, hasil asesmen awal menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa masih relatif rendah, salah satunya dipengaruhi oleh perbedaan gaya belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas X SMAN 1 Sakra Timur tahun ajaran 2025/2026 ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket gaya belajar, tes literasi matematika berbasis konteks trigonometri, serta wawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa secara umum berada pada kategori rendah, dengan kecenderungan capaian sedang pada siswa bergaya belajar visual, rendah hingga sedang pada auditorial, serta bervariasi dari rendah hingga tinggi pada kinestetik. Hasil ini menegaskan adanya hubungan erat antara karakteristik gaya belajar dan capaian literasi matematika. Kesimpulannya, pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif terhadap gaya belajar siswa menjadi penting untuk mengoptimalkan kemampuan literasi matematika.
Referensi
Abidin, Y. (2017). Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca dan Menulis. Jakarta: Bumi Aksara.
Arjudin, A., Hikmah, N., & Sripatmi. (2023). Analisis kemampuan literasi matematika siswa berdasarkan gaya belajar. Jurnal Pendidikan Matematika Nusantara, 10(2), 45–59.
Ayuningtyas, N., & Nugraheni, D. (2024). Implementasi kurikulum merdeka dan penguatan literasi di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(2), 77–86.
Cahyani, E., Kadir, M., Misu, L., & Salim, M. (2023). Pengaruh gaya belajar terhadap kemampuan literasi matematika siswa SMA. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(2), 145–158.
Edimuslim, Edriati, & Mardiyah. (2019). Analisis kemampuan literasi matematika siswa berdasarkan gaya belajar. Jurnal Numeracy Education, 2(1), 45–57.
Edriati, H., Hamdunah, H., & Astuti, W. (2016). Gaya belajar dan hubungannya dengan hasil belajar matematika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 4(2), 112–120.
Fadilah, N., & Ni’mah, I. (2024). Analisis Kebutuhan Soal Literasi Matematika Berbasis Pemikiran Tingkat Tinggi Untuk Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Matematika. 15(1), 45-54.
Fathani, A. H. (2016). Matematika dalam Perspektif Literasi. Malang: UIN Press.
Hikmah, N., Arjudin, A., & Subarinah, S. (2023). Gaya belajar dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir matematis siswa. Jurnal Pendidikan MIPA, 14(3), 345–356.
Imam, R., Aenuri, M., & Nugroho, D. (2020). Representasi dan refleksi konseptual dalam penguatan literasi matematika. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 7(3), 225–236.
Kemendikbudristek. (2022). Buku Saku Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek.
Leny Marlina A. Pinat, Merniwati Sherly Eluama, Mery Novaria Pay, Christina Ngadilah (2022). Hubungan Karakteristik Gaya Belajar Visual dan Auditori dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Prodi Kesehatan Gigi Kupang pada Masa Pandemi Covid-19.Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia. 7(8), 13805-13813.
Miles, M., B. & Huberman, A., M. (1992). Qualitative data analysis: A sourcebook of new methode. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-PRESS)
OECD. (2019). Pisa 2018 Asessment and analitical framework. Paris: OECD Publishing.
Pratama, R. Y., Arjudin., Hikmah, N., & Subarinah, S., (2022). Analisis literasi matematika dalam menyelesaikan masalah soal cerita SPLTV Berdasarkan Perbedaan jenis kelamin. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3), 1472-1481.
Prayitno, S., & Salsabilah, P. (2022). Transformasi gaya belajar terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis. Jurnal Pendidikan Matematika Integratif, 7(1), 120–134.
Rahman, F., & Ningsih, L. (2020). Model pembelajaran berbasis gaya belajar ganda dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 45–58.
Restiyani, L., & Subekti, A. (2024). Analisis kemampuan refleksi matematis berdasarkan gaya belajar. Jurnal Pendidikan dan Literasi Numerik, 6(2), 77–89.
Rismen, S., Putri, W. & Jufri L. (2022) Kemampuan literasi matematika ditinjau dari gaya belajar. Jurnal Cendikia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 348-364.
Sari, M., Adam, S., & Kodirun, K. (2019). Hubungan antara gaya belajar dan kemampuan literasi matematika siswa. Jurnal Pembelajaran Matematika, 13(2), 56–68.
Sarjana, D., & Sudi prayitno, S. (2021). Hubungan gaya belajar dan kemampuan literasi matematis siswa sekolah menengah. Jurnal Cendekia Pendidikan Matematika, 5(2), 233–245.
Sriningsih, N., N., Sarjana, K., Hayati., L., & Prayitno, S. (2022). Analisis kemampuan literasi matematika siswa kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal-soal model PISA. Griya Journal of Mathematics and Application, 2(1). 96-104.
Sripatmi, S., Arjudin, A., & Subarinah, S. (2023). Pengaruh gaya belajar terhadap literasi matematika dalam pembelajaran berbasis konteks. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 12(4), 522–534.
Subarinah, S., Soeprianto, H., & Tyaningsih, R. S. (2024). Kemampuan literasi matematika siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal adaptasi PISA ditinjau dari gaya belajar. JPM: Jurnal Pendidikan MIPA, 14(4), 1012–1021.
Suci, E., Indrawan, M., Wijoyo, H., & Kurniawan, F. (2020). Gaya belajar dan implikasinya terhadap hasil belajar siswa. Bandung: Alfabeta.
Trisnaningtyas, R., & Khotimah, H. (2022). Pengaruh gaya belajar auditorial terhadap komunikasi matematis siswa. Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Indonesia, 12(3), 278–286.











