Analisis Dampak Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Peningkatan IQ Siswa (Studi pada SDN 3 Mataram)

Penulis

  • Wawan Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darussalam Bermi Lombok Barat

DOI:

https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v5i1.566

Abstrak

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu bentuk intervensi pemenuhan gizi yang bertujuan untuk mendukung perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis serta menguji pengaruhnya terhadap peningkatan IQ siswa di SDN 3 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN 3 Mataram sebanyak 215 siswa, dengan sampel penelitian berjumlah 93 siswa yang terdiri dari kelas IV, V, dan VI, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner untuk mengukur pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis serta tes IQ dasar untuk mengukur kemampuan kognitif siswa. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) 4.1.1.6 untuk menguji hubungan dan pengaruh antarvariabel secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 3 Mataram berada pada kategori baik berdasarkan persepsi siswa, dengan nilai rata-rata sebesar 4,16. Sementara itu, persepsi siswa terhadap peningkatan IQ berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 4,09. Hasil analisis inferensial menggunakan SEM-PLS menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan IQ siswa, dengan nilai total effects sebesar 0,800 dan p-value sebesar 0,000 (< 0,05). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi siswa, tetapi juga memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan kecerdasan intelektual siswa. Oleh karena itu, program ini layak untuk dipertahankan dan dikembangkan sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah dasar.

Kata kunci: Program Makan Bergizi Gratis, IQ Siswa, Gizi Anak, SEM-PLS, Sekolah Dasar

Referensi

Afrina Dwijayanti. (2024). Dampak makan siang nutrisi gratis dalam analisis jaringan departemen pertanian. Jurnal Administrasi Publik, (1), 281–308. DOI: 1052316/JAP.V20I2,435.

Anumpitan, J. P., Zuraida, R., & Nasution, S. H. (2023). Correlation between food intake and nutritional status of primary school students: A literature review. Lampung Journal of Health Profession, 13(6), 1062–1068.

Asmare, B., Taddele, M., Berihun, S., & Wagnew, F. (2018). Nutritional status and its association with academic achievement among primary school children, northwest Ethiopia. BMC Research Notes, 11(1). https://doi.org/10.1186/S13104-018-3909-1

Asmare, B., Tadesse, A., Mekonnen, T., & Berhane, H. (2018). Effect of school feeding programs on cognitive development of school children: A systematic review. Journal of Nutrition and Metabolism, 2018, 1–10.

Arikunto, Suharmi. (2013). Manajemen Program Pembangunan. Jakarta: Rineka Cipta.

Baddeley, A. (2012). Working memory: Theories, models, and controversies. Annual Review of Psychology, 63, 1–29.

Belling, O., & Ridgid, F. A. (1973). Axioms of Expectancy Theory. Academy of Management Journal, 16(3), 373–388.

Benton, D. (2010). The influence of dietary status on the cognitive performance of children. Molecular Nutrition & Food Research, 54(4), 457–470.

Binet, A., & Simon, T. (1916). The Development of Intelligence in Children. Williams & Wilkins.

Bryan, J., & Tiggemann, M. (2001). The effect of nutritional supplements on cognitive performance. Journal of Psychopharmacology, 15(1), 46–52.

Bulkis. (2022). Hubungan status gizi dengan kecerdasan intelektual (IQ) siswa SDN 219 Inpres Pembangunan Kabupaten Maros. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 112–120.

Dwijayanti, A. (2024). Dampak makan siang nutrisi gratis dalam analisis jaringan departemen pertanian. Jurnal Administrasi Publik, (1), 281–308.

Deary, I. J. (2010). Intelligence: A Very Short Introduction. Oxford: Oxford University Press.

Deary, I. J. (2012). Intelligence. Annual Review of Psychology, 63, 453–482.

Deary, I. J., Penke, L., & Johnson, W. (2010). The neuroscience of human intelligence differences. Nature Reviews Neuroscience, 11(3), 201–211.

Eliza, F., Nurhizrah, G., Rusdinal, & Radinal, F. (2024). Analisis SWOT Kebijakan Makan Siang Gratis di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Wawasan dan Aksara, 4(1), 2797–2119. https://doi.org/10.58740/juwara.v4i1.91

FAO. (2017). School Meals: A Review of the Literature. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fauzan, M. A., Nurmalasari, Y., & Anggunan, A. (2021). Hubungan Status Gizi dengan Prestasi Belajar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 105–111. https://doi.org/10.35816/JISKH.V10I1.517

Ghozali, Imam, Hengky Latan. 2015. Konsep, Teknik, Aplikasi Menggunakan Smart PLS 3.0 Untuk Penelitian Empiris. Yogyakarta: BPFE.

Ghazali, Marlina. (2013). Optimalisasi Peran Lembaga Pendidikan dalam Mencerdaskan Bangsa. Jurnal Al-Tadib, 6(1), 126–136.

Gottfredson, L. S. (1997). Mainstream science on intelligence: An editorial. Intelligence, 24(1), 13–23.

Husein, Umar. 2011. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi 11. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Hackman, D. A., & Farah, M. J. (2009). Socioeconomic status and the developing brain. Trends in Cognitive Sciences, 13(2), 65–73.

https://www.liputan6.com/amp/5495631/5-tujuan-makan-siang-gratis-prabowo-gibran, diakses 20 Januari 2025 pukul 21.20 WITA.

https://Indonesia.go.id, diakses 21 Januari 2025, pukul 12.23 WITA.

https://bpmpprovsumut.kemendikbud.go.id/program-makan-bergizi-gratis-mbg-menyongsong-indonesia-emas-2045, diakses 21 Januari 2025, pukul 14.12 WITA.

https://ntb-idntimescom.cnd.ampproject.org/v/s/ntb.idntimes.com/news/ntb/amp/Muhammad-nasir-18/makan-bergizi-gratis, diakses 20 Januari 2025, pukul 21.45 WITA.

Jensen, A. R. (1998). The g Factor: The Science of Mental Ability. Praeger.

Katz, D., & Kahn, R. L. (1978). The Social Psychology of Organizations. New York: John Wiley & Sons.

Lundborg, P., Rooth, D.-O., & Alex-Petersen, J. (2022). Long-Term Effects of Childhood Nutrition: Evidence from a School Lunch Reform. Review of Economic Studies, 89, 876–908. doi:10.1093/restud/rdab028

Mauna, B. (2015). Melaksanakan pendidikan karakter menuju pengembangan kepribadian peserta didik secara menyeluruh. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(1), 90–101.

Masa, R., & Chowa, G. (2020). Kerawanan pangan rumah tangga dan hasil pendidikan pada remaja sekolah di Ghana. Gizi Kesehatan Masyarakat, 24(6), 1349–1361.

Moustafa, K. S., & Miller, T. R. (2003). Too smart to work? Upper-limit validity of cognitive ability test scores in selection. SAM Advanced Management Journal, 68(2), 1–15.

Ngalim, M., & Purwanto. (n.d.). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Kosada Karya.

Neisser, U., et al. (1996). Intelligence: Knowns and unknowns. American Psychologist, 51(2), 77–101.

Nurcayati, D., & Pusari, R. V. (2014). Upaya meningkatkan pengetahuan pangan sehat melalui pendirian sentra memasak di kelompok bermain B di PAUD Baitus Shibyan Kecamatan Bergas Wilayah Semarang tahun ajaran 2014/2015. Jurnal Penelitian PAUDIA, 160–172.

Petocho, J., Kaewchutima, N., & Tangsuphoom, N. (2022). Nutritional value of lunch dishes and food waste in a school feeding program in southern Thailand. Journal of Nutrition Science, 11(35), 1–12. doi:10.1017/jns.2022.31

Ramadan, A. (2018). Hubungan status gizi dengan tingkat kecerdasan anak di SDN Candimulyo 1 Kabupaten Jombang. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 45–53.

Robbins, S. (2001). Organizational Behavior: Concepts, Controversies, and Applications. Jakarta: PT Plenaryondo.

Sekaran, U. (2014). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (6th ed.). New York: John Wiley & Sons.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharman. (2005). Psikologi Kognitif. Surabaya: Srikandi.

Sternberg, R. J. (2012). The Triarchic Mind: A New Theory of Human Intelligence. Penguin Books.

Susilowati, F., Lestary, N. E., & Ni Shifawater, A. (2021). Konsentrasi belajar anak SD dapat dipengaruhi oleh sarapan dan gizi. Jurnal Ilmu Kesehatan Jakarta, 1(1), 16–24.

Susilowati, R., Putri, D., & Handayani, S. (2021). Pengaruh status gizi terhadap perkembangan kognitif pada anak usia sekolah. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(3), 210–219.

Santrock, J. W. (2018). Educational Psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Sujarweni, V. Wiratna. 2014. Metode Penelitian: Lengkap, Praktis, dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Slavin, R. E. (2019). Educational Psychology: Theory and Practice (12th ed.). Boston: Pearson Education.

UNICEF. (2019). School Feeding: A Review of The Literature. New York: United Nations Children’s Fund.

Wechsler, D. (2008). WAIS-IV Technical and Interpretive Manual. Pearson.

Weelen, T. L., & Hunger, J. D. (2012). Strategic and Business Policy. New York: Pearson Education.

Wechsler, D. (2014). Wechsler Intelligence Scale for Children – Fifth Edition (WISC-V). San Antonio, TX: Pearson Education.

WHO. (2018). Nutrition and Cognitive Function. Geneva: World Health Organization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Saputra, W. (2026). Analisis Dampak Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Peningkatan IQ Siswa (Studi pada SDN 3 Mataram). Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin, 5(1), 417–439. https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v5i1.566

Terbitan

Bagian

Articles