Dinamika Pelaksanaan Program Asistensi Mengajar: Studi Kasus Pembelajaran IPS di Kelas IX MTs Hizbul Wathan NWDI Semaya
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v5i1.577Kata Kunci:
asistensi mengajar, pembelajaran ips, studi kasus, pendidikan menengah, refleksi pedagogikAbstrak
Penelitian bertujuan untuk menganalisis dinamika pelaksanaan program asistensi mengajar dalam konteks pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas IX MTs Hizbul Wathan NWDI Semaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, serta mahasiswa peserta program asistensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa program bantuan pengajaran memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pembelajaran IPS, terutama dalam aspek partisipasi siswa, variasi teknik mengajar, dan pengembangan kemampuan reflektif mahasiswa. Mahasiswa berfungsi sebagai penggerak pembelajaran yang berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kelas yang interaktif dan kolaboratif, sementara guru berperan sebagai mentor profesional yang memastikan proses pembelajaran tetap mengikuti kurikulum yang ditetapkan.
Referensi
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). (2022). Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Hadi, S., & Wibowo, T. (2019). Peran Mahasiswa dalam Program Asistensi Mengajar di Sekolah Dasar: Kajian Implementasi dan Refleksi. Jurnal Inovasi Pendidikan, 13(1), 44–52. https://doi.org/10.21009/jip.13.1.6
Hamalik, O. (2015). Proses Belajar Mengajar. PT Bumi Aksara.
Kemendikbudristek. (2021). Kebijakan Merdeka Belajar: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Sekolah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Lestari, S., & Andayani, D. (2021). Supervisi Akademik Guru Pembimbing dalam Program Asistensi Mengajar untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 28(2), 115–126. https://doi.org/10.17977/jpp.v28i2.14522
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Nurhadi, D., & Sari, W. P. (2021). Dampak Program Asistensi Mengajar terhadap Pengalaman Belajar Mahasiswa di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(3), 380–392. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i3.40015
Saputro, B., & Rahmawati, D. (2020). Kolaborasi Mahasiswa dan Guru dalam Implementasi Program Asistensi Mengajar di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 4(1), 59–68.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suprihatiningrum, J. (2016). Strategi Pembelajaran: Teori dan Aplikasi. Ar-Ruzz Media.
UNESCO. (2023). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. UNESCO Publishing.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Wardani, D., & Puspitasari, E. (2022). Dinamika Pelaksanaan Program Kampus Mengajar sebagai Upaya Penguatan Literasi dan Numerasi di Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 10(2), 120–131. https://doi.org/10.21070/jipi.v10i2.981
Wibowo, T., & Handayani, R. (2022). Pengaruh Program Asistensi Mengajar terhadap Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Calon Guru. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(1), 42–53. https://doi.org/10.21009/jip.12.1.05
Yusuf, A. M. (2017). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Kencana.











