Strategi Guru Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Gotong Royong Melalui Pembelajaran SBDP (Seni Musik) Pada Murid Kelas III di SD Yayasan IBA Palembang
DOI:
https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v5i1.619Kata Kunci:
nilai gotong royong; sekolah dasar; strategi guruAbstrak
Gotong royong yang merupakan bagian penting dalam penguatan pendidikan karakter. Namun, nyatanya nilai gotong royong mulai terkikis akibat pengaruh individualisme yang semakin menguat. Oleh karena itu, nilai gotong royong di sekolah, khususnya sekolah dasar, perlu menginternalisasikan nilai ini sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai gotong royong melalui pembelajaran SBdP (Seni Musik) pada murid Kelas III di SD Yayasan IBA Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Seni Musik, murid kelas III, dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang komprehensif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai gotong royong melalui pelajaran SBdP khususnya di seni musik pada murid kelas III dilakukan melalui berbagai cara mulai dari strategi pembelajaran, media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi tersebut meliputi dalam diri murid, dukungan orang tua, dan dukungan sekolah, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, berpengalaman bermain musik, dan perbedaan karakter dan sikap sosial murid. Murid kelas III sudah memiliki karakter gotong royong yang cukup baik dilihat dari kebersamaan, tolong menolong, persatuan, sosialisasi dan kekeluargaan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi guru yang dirancang secara terencana dan konsisten mampu menanamkan nilai-nilai gotong royong pada murid sekolah dasar. Penelitian ini dapat menginspirasi guru sekolah dasar dalam menanamkan nilai-nilai gotong royong.
Referensi
Aziz, A. M. (2024). Strategi Guru dalam Membangun Sikap Gotong Royong Pada Peserta Didik di MIN 1 Kota Mataram. https://etheses.uinmataram.ac.id/8728/.
Hungopa, E. (2021). Meningkatkan Sikap Gotong Royong Melalui Pembelajaran PKN Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw di Kelas III SDN 1 Poigar (Skripsi). https://repository.iainmanado.ac.id/1420/1/EGARANTI%20HUNGOPA% 20SKRIPSI%20FIXX.pdf. https://doi.org/10.21067/jmk.v7i1.7073.
Marhayati, N. (2021). Internalisasi Budaya Gotong Royong Sebagai Identitas Nasional. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 8(1), https://doi.org/10.22146/jps.v8i1.68407.
Mufatikhah, N., Wawan, S. R., & Santoso. (2023). Strategi Guru Dalam Motivasi Belajar PPKn Siswa SD. Jurnal Educatio, 9(2), 465-471.
Puspita, C. R. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Gotong Royong dalam Pembelajaran Tematik di Kelas 2 SD Tarbiyatul Islam Kertosari Ponorogo. (Skripsi), https://etheses.iainponorogo.ac.id/9931/.
Kamarudin, I, dkk. (2022). Strategi Pembelajaran. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi,











