Pembelajaran Bahasa Jawa Krama Untuk Menumbuhkan Sikap Sopan Santun Anak

Penulis

  • Anggun Universitas Sains dan Al-Qur’an Jawa Tengah Di Wonosobo
  • Khoirun Nisak Universitas Sains dan Al-Qur’an Jawa Tengah Di Wonosobo
  • Siti Nihar Salsabilah Universitas Sains dan Al-Qur’an Jawa Tengah Di Wonosobo
  • Suci Ahirotunisa Universitas Sains dan Al-Qur’an Jawa Tengah Di Wonosobo
  • Fatkhurrohman Universitas Sains dan Al-Qur’an Jawa Tengah Di Wonosobo

DOI:

https://doi.org/10.54723/ejpaud.v2i1.135

Kata Kunci:

bahasa, jawa, sikap, anak

Abstrak

Bahasa jawa merupakan bahasa   yang biasa digunakan pada masyarakat etnis jawa. Bahasa jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang  digunakan  dalam kehidupan sehari-hari  oleh masyarakat jawa untuk komunikasi antar manusia.Norma sopan santun  bukanlah sesuatu yang  bisa dipelajari dengan cepat. Etika membutuhkan waktu yang lama untuk dikuasai, terutama jika menyangkut aksara bahasa anak-anak. Menumbuhkan kesantunan berbahasa harus dimulai sejak usia dini. Penekanan mengajari anak dengan perlu untuk mengajarkan kepada anak norma-norma kesopanan budaya asalnya kearifan lokal dinilai mempunyai nilai yang besar karena merupakan gagasan hidup dalam benak orang dan nilai-nilainya juga dijadikan pedoman dalam tindakan, perkataan dan tindakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan bertujuan untuk mengetahui apakah dengan pembelajaran bahasa jawa di sekolah dapat menumbuhkan rasa sopan santun pada anak sejak dini. Pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini anak-anak mendapatkan pembelajaran bahasa jawa yang dapat menumbuhkan sopan santun mereka. Pada penelitian ini sebagian anak sudah mempunyai sikap sopan santun yang ingin kita teliti, tetapi juga ada anak yang masih belum berkembang sikap sopan santunnya. Pembelajaran sikap sopan santun anak tidak hanya didapatkan melalui sekolah saja tetapi orang tua juga berkontribusi terhadap tumbuhnya nilai kesopanan tersebut. Pada hasil penilitian ini diharapkan guru dan orang tua dapat memberikan pembelajaran lebih pada anak terkait dengan norma kesopanan.

Referensi

Destita Shari, Elisa Novie Azizah “Penerapan Bahasa Jawa Pada Anak Usia Dini” JCE (Journal of Childhood Education)Vol. 5 No. 2 Tahun 2021 |2620-3278 (E-ISSN), 2598-2184 (P-ISSN)

Raras Putrihapsari, Dimyat, Penanaman Sikap Sopan Santun dalam Budaya Jawa pada Anak Usia Dini, Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2021 hal.2060

Santrock, John W. 2007. Perkembangan Anak. Jakarta. Erlangga

Sasangka, S.S.T.W. 2010. Unggah-Ungguh Bahasa Jawa(Y. Maryani, Ed.) (4th ed.). Jakarta: Yayasan Paramalingua.

Wahyono, T. (2017). The Effect of Javanese Language Philosophical Aspect on the Society’s Communication Pattern in Indonesian Language. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 134(Icirad)

Widiatmi, T., Slamet, S. Y., Widodo, S. T., & Saddhono, K. (2016). Language Politeness Model in Local Wisdom in the Region of Surakarta. Proceeding of the International Conference on Teacher Training and Education, 2(1) Widiatmi, T., Slamet, S. Y., Widodo, S. T., & Saddhono, K. (2016). Language Politeness Model in Local Wisdom in the Region of Surakarta. Proceeding of the International Conference on Teacher Training and Education, 2(1), 269.

Wijayanto, A. (2013). The Emergence of the Javanese Sopan and Santun (Politeness) on the Refusal Strategies Used by Javanese Learners of English. Online Submission, 36(36)

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-30

Cara Mengutip

Anggun, Khoirun Nisak, Siti Nihar Salsabilah, Suci Ahirotunisa, & Fatkhurrohman. (2024). Pembelajaran Bahasa Jawa Krama Untuk Menumbuhkan Sikap Sopan Santun Anak. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Amin, 2(1), 19–29. https://doi.org/10.54723/ejpaud.v2i1.135

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama